Berbicara mengenai musik berarti berbicara mengenai perasaan, dan berbicara mengenai perasaan berarti berbicara mengenai kejujuran, musik berarti ungkapan atau ekspresi ketulusan dalam mengartikan atau memahami sesuatu hal. Bermain musik berarti memperdengarkan apa yang ingin kita sampaikan atau apa yang ingin kita ungkapkan kepada orang lain, dan bukan memperdengarkan apa yang orang lain ingin dengarkan. Musik yang keluar dari hati adalah musik yang tidak di intervensi atau dibatasi oleh hal – hal yang bersifat populis seperti mainstream yang sedang trend atau pun kesesuaian terhadap tatanan sosial dimasyarakat, karena justru musik bisa berisi kritik terhadap hal –hal tersebut dan bertolak belakang dengan mainstream yang ada. Kita tidak bisa mengkategorikan bagus atau tidaknya suatu musik berdasarkan jenis musik tertentu, karena hal tersebut bersifat relatif dan setiap orang mempunyai cara yang berbeda – beda mengungkapkan perasaannya dalam bermain musik.
Tidak tereksposenya beberapa aliran atau jenis musik di Indonesia tidak terlepas dari peran produser dan recording company yang terlalu takut untuk mengorbitkan band – band atau penyanyi dengan aliran yang berbeda dengan mainstream musik yang sedang terjadi dimasyarakat dengan pertimbangan profitabilitas dan alasan finansial, sehingga menciptakan kejenuhan dan stagnansi dalam musik yang sebenarnya kaya akan kreatifitas dan ide – ide yang bagus. Contohnya kita tidak pernah melihat grup band Punk ataupun Grindcore yang menjadi pemenang ataupun hanya menjadi nominasi dalam acara – acara Music Award di Indonesia. Apakah jenis musik tersebut tidak bagus? Jawabannya bukan pada bagus atau tidak, karena setiap orang pasti menyukai sesuatu yang indah atau bagus dan tidak menyukai sesuatu yang jelek, bila kita menganggap jenis musik Punk atau Grindcore jelek, faktanya band – band yang mengusung aliran ini di Indonesia jumlahnya tidak sedikit dan ini berarti tidak semua orang menganggap jenis musik ini jelek karena ada sebagian orang yang menganggapnya bagus.
Jadi hal ini lebih bersifat kepada pluralisme dan relativitas dalam memandang musik sebagai bagian dari cara kita berinteraksi dan bereaksi terhadap sesuatu hal. Mengungkapkan emosi dan pikiran dengan cara yang berbeda - beda namun dalam lingkup yang positif, itulah keindahan yang kita dapatkan dalam bermusik.